Jadi, semalem di DS temen gw ngomongin perempuan, perempuan yang parasnya ayu banget, dia ketemu perempuan itu di perpus kampusnya. Gw jadi inget masa-masa kuliah gw dulu, dimana hampir setiap hari ke perpus, untuk sekedar ngadem atau riset untuk tugas akhir gw. What a wonderful day waktu itu, pengen cepet-cepet lulus, ternyata pas udah lulus ya gini-gini aja.
ngomong-ngomong soal perpustakaan, jadi beberapa minggu atau bulan yang lalu, gw pernah ke sebuah perpustakaan di TIM [baca:Taman Ismail Marzuki] perpustakaan nya bagus banget, itu salah satu perpustakaan di Jakarta yang terbagus menurut gw, dan salah satu usaha bagus untuk meningkatkan minat baca, tapi malah zonk. Hahahaha. Orang dateng ke perpustakaan niatnya apasih? mau baca kan? orang baca buku itu kondisinya harus tenang atau seenggaknya kondusif. Nah itu perpustakaan buat gw udah kaya taman bermain anak-anak. Banyak bocah-bocah lari-larian kesana kemari, anak-anak kecil nanggung bercandaan selfie-selfi, nggak ada satupun dari mereka yang membaca.
Justru, orang-orang yang dateng karena pingin membaca, pingin riset sesuatu malah merasa terganggu. Ujung-ujungnya apa? ya nggak balik lagi kesana walaupun tempatnya sebagus itu. Contohnya ya gw.
Perpustakaan yang notabene adalah tempat membaca malah menjadi tempat yang instagram-able dan taman kanak-kanak.
0 komentar:
Posting Komentar