Rabu, 12 Juli 2017

UNTUKMU, YA UNTUK KAMU YANG TIDAK PERNAH SADAR :)


Aku sempat menulis tentang kisahku dengan seseorang yang selalu aku ingat, dan aku berhenti karena ada seseorang yang selalu marah kalau aku menulis tentangnya. Tapi sekarang, aku menulis lagi karena aku sangat mengagumimu, Kamulah alasan aku menulis blog ini lagi :)

Aku selalu berkhayal tentangmu, tentang bagaimana kalau seandainya kita bisa bersama.
sudah 1minggu ini, aku selalu hidup didalam khayalan itu.

Itu semua berawal dari kamu.

Aku Galby, kamu bisa memanggilku dengan sebutan sesuka kamu.
Sekarang aku 20thn

Saat dimana aku menuangkan tentangmu di tulisan ini, adalah saat dimana aku sedang sangat bahagia mengenalmu. Saat dimana aku tidak butuh sebuah gombalan bullshit atau cerita ala Stand up comedy untuk membuatmu tertawa, Jujur, kamulah yang mengajarkanku bagaimana indahnya dunia luar. dulu, aku hanyalah seorang cowok yang hobi memainkan game online dan tidak pernah keluar ke dunia luar, Yaa. mungkin sesekali keluar hanya untuk membeli makan dan membeli sesuatu, tapi semua itu berubah saat aku mengenalmu, kamu yang selalu mengajak dan menyuruhku untuk keluar dari tempat sepi yang hanya ada sebuah perangkat komputer. kamulah yang selalu meminta manja untuk menemanimu pergi, kamu yang selalu bilang "Anterin aku yuk!! Penting nih, aku gabisa keluar kalo ga sama kamu. padahalkan aku memang harus keluar" Dan ternyata, kita hanya keluar untuk membeli beberapa buku untuk tugas kuliah kamu, dan apakah aku penting aku ikut? sebetulnya kamu sudah tau, bahwa ada atau tidak ada aku, kamu bisa pergi sendirian. tapi lagi-lagi kamu membujuk dan berbohong agar aku mau keluar dari ruanganku. Hahahaha, Makasih loh ya!! karena kamu aku sekarang terbiasa berada diluar ruangan. Oiya, kamu selalu bilang "Byyyy, kenapa kamu selalu senyum kalau melihatku? Apakah kamu sedang membayangkanku seperti Princess disebuah animasi Disney? Aku baru sadar kamu ternyata suka Film animasi dari Disney ya, Hahahaha."

Disney, Princess? apa itu? sungguh aku tidak pernah tahu-menahu soal itu. yang aku tau, aku tidak pernah membayangkan mu seperti apa, aku hanya membayangkan andai saja jika kita bisa bersama. itu saja

Mengenalmu? Hahaha itu adalah hal yang selalu aku syukuri dalam hidupku, jujur saja, awalnya aku hanya menganggapmu sebagai peran pengganti dalam hidupku karena kecerewetan kamu mengingatkanku dengan seseorang yang pernah sangat ku sayangi, tapi kalo aku tetap menganggapmu sebagai penggantinya, betapa jahatnya aku? aku tidak ingin lagi menganggapmu sebagai pengganti. aku ingin menganggap kamu sebagai orang yang menyebalkan dan selalu berbicara manja dan memintaku untuk menemanimu melakukan hal-hal yang tidak penting, tapi menjadi menyenangkan jika melakukanya bersama kamu. Makasih loh ya!! 

Kamu selalu membuatku tertawa, kamu selalu menjadi orang yang ingin menjadi orang pertama yang tau semua hal yang kufikirkan. kamu yang repot-repot membuatkanku makanan, tapi kamu tidak pernah menuntut Hak-mu. hak untuk mendapatkan perhatianku, Hak untuk didengarkan ceritanya disaat kamu ingin bercerita. Maaf ya, aku tidak pernah tau kapan disaat kamu benar-benar sedih. dan benar-benar butuh seseorang yang bisa mendengarkanmu bercerita. Maaf ya aku tidak pernah tau tentang itu.

Aku pernah merasa, kamu seperti Character NPC disebuah game online yang aku program untuk selalu tersenyum didepanku. tanpa tau apa yang sebenarnya kamu rasakan. 

Aku ingat, saat-saat pertama kita bertemu dan kenalan. itu adalah saat dimana aku menemani temanku untuk bertemu dengan sosok gadis yang di idam-idamkannya, dan kebetulan waktu itu kamu yang menemani gadis itu. saat itu kamu orangnya Friendly banget ya? kamu bisa menghangatkan suasana. dan saat aku benci keramaian aku pergi ke sebuah kantin untuk sekedar Makan indomie dan meminum segelas teh. kamu yang saat itu datang menghampiriku dan memperkenalkan namamu.

"Hai, kamu temanya dia kan? (sambil menunjuk temanku) kenapa ga disana aja? Hahaha, oiya kenalkan, Aku Shizuka"

Shizuka? entah kenapa aku sedikit bingung. kenapa dia memakai nama kartun kesukaanku disaat aku kecil dulu. aku hanya tersenyum dan memandangnya sebentar. karena memang saat itu aku tidak peduli dengan wanita manapun, aku masih sakit hati dengan mantanku. 

Mulai saat itu kita kenalan, kamu yang hyperaktif menanyaiku sesuatu, kamu minta no Whatsapp ku
dan mulai saai itu kamu menjadi sering menelfonku, kamu yang tidak pernah marah saat aku berkata 

"Aku mengangkat telfonmu karena aku hanya butuh teman berbicara. aku sedang bosan kalah terus bermain game!" 


Kamu hanya menjawab "Iyaa byyy iyaa tau kok" dengan sedikit tertawa.

Waktupun berlalu, aku menjadi luluh dan bukan kamu lagi yang menelfon, tapi menjadi aku yang telfon kamu. hahaha, banyak hal yang sudah aku ceritakan ke kamu. kamupun berubah menjadi seperti apotik 24jam, tidak perduli kapanpun aku membutuhkanmu, kamu selalu ada untuk menemaniku berbicara. bahkan aku pernah membangunkanmu jam 2pagi ya? hanya untuk sekedar menanyakan kabarmu, menanyakan kabar jam 2pagi? Hahaha Maafkan aku ya kalau kamu membaca ini. dan lagi-lagi ketida aku tidak benar-benar membutuhkanmu aku menghilang tanpa kabar, Whatsapp darimu hanya kuabaikan. telfon darimu tidak ku angkat. dan aku akan menghubungi kamu lagi saat aku butuh, dan saat itu kamu tidak marah sedikitpun, kamu hanya bilang "Aku mengerti, kamu sedang memainkan game online, iya tidak apa kok" 

Ohya, aku adalah pria yang tidak pernah ingin melupakan orang-orang berarti dihidupku, aku akan mengingat mereka dengan cara menuliskan kisah tentang mereka. tentang bagaimana aku bertemu mereka, dan tulisan itu akan kusimpan di handphoneku, tidak perduli seperti apa akhirnya. apakah buruk atau indah, aku akan selalu menuliskan tentang mereka. bahkan kamu adalah salah satu nya, wanita pengganggu yang awalnya aku anggap annoying, kini menjadi salahsatu orang yang ku anggap special. beberapa hari setelah kita berkenalan, aku ingat aku pernah menelfonmu dengan amarahku, aku melampiaskan semua kebencianku yang aku rasakan karena seseorang. aku limpahkan semuanya kepadamu. dan terdengar kamu sedikit tersenyum dan menahan tangis disana. kamu hanya seperti menahan tangis dan mendengarkanku memarahimu saat itu. setelah aku sudah lelah memarahimu, aku menghela nafas dan meminta maaf padamu, dan menceritakan kejadianya.

dan tiba-tiba kamu meminta mengajakku untuk bertemu, kamu mengirimkan location nya ke Whatsappku, agak sedikit ada rasa malas, tetapi aku tetap berangkat dengan rasa bersalah karena sudah memarahimu.

Aku tidak ingin GR, dan aku menanyakan sesutau kepadamu.

"Apakah ini sebuah kencan? ingatkan disaat awal aku mengangkat telfonmu, bahwa aku mengangkat telfonmu hanya karena...."

Kamu memotongnya, dan kamu berkata

"Iya By, aku tau kok. ini hanya sekedar pertemuan teman-antar-teman aja kok"

Sedikit sesak sih, karena mulai saat itu aku sudah tidak menganggapmu teman lagi, aku menganggapmu sebagai orang yang special. Munafik memang


Dan.... sepertinya sampe sini dulu aja kaliya? Hahaha aku sangat bahagia!!

Share: