Jumat, 30 Juni 2017

MESKI HIDUP INI TIDAK SEMPURNA, TAPI INDAH BEGINI ADANYA. JADI NIKMATI SAJA HIDUP INI, BUKANKAH HIDUP INI INDAH ?



Sekarang gue tersadar, beberapa hal bodoh beberapa hari yang lalu selalu gue harapkan. gue selalu berharap bahwa semuanya itu omong kosong, ga harus begini akhirnya.
Tapi, kalo memang sudah ditakdirkan untuk berpisah, mau gimana lagi?

Marah? buat apalagi? apakah akan merubah semuanya? tentu tidak.
Kecewa? Jelas, rasa kecewa itu selalu ada, tapi juga ga bisa berbuat banyak kan? hanya merelakan saja sudah cukup.
Menyesal? Pasti, penyesalan kan selalu datang terlambat, kalo datangnya di awal, itu namanya pendaftaran, Hahahaha.

Gue sekarang merasa seakan-akan gue bebas, bebas dalam artian positif ya.
kalo kata Bon Jovi sih "IT'S MY LIFE" ini hidup gue, gue yang menentukan, bukan siapa2.

Dan lagi, seorang teman pernah bilang ke gue "Lo belum bisa ngapa2in, kenapa harus pacaran? pacaran itu ga asik sob, seakan2 lo itu kaya burung dalam sangkar, ruang gerak lo terbatas, apapun yang lo mau, lo selalu kepikiran kalo pacarlo marah, lo selalu bujuk rayu dia biar dia ga marah lagi, hal membosankan kaya gitu apakah asik? setidaknya lo harus bisa punya apa-apa dulu, kebahagiaan itu bukan tentang pacar ajakan? dalam sedih pun lo bisa bahagia, lo bisa bahagia kapanpun lo mau, dimanapun lo mau dan dengan siapapun lo mau, intinya hanya 1, apakah bahagia lo hanya terfokus kepada 1 Makhluk yang disebut pacar? kalo lo jawab "iya", asli kayaknya lo harus main Malem pulang pagi deh, terus Mainya jauh-jauh gitu."

Panjang ya kalimatnya? ya menang, nyatanya apa yang diomongin sama temen gue itu bener, "Benar menurut gue, belum tentu benar menurut lo"

Jadi intinya sih, Kurang-kurangin lah Galau dan Kecewa karena hidup ini bukan tentang Galau dan Kecewa, keluarlah main. banyak2in bergaul sama orang baru

banyakin minum air putih juga, katanya sih sehat. Hahahaha
Share:

Selasa, 27 Juni 2017

PERGILAH DAN JANGAN PERNAH KEMBALI !

"BENCI"
"KEKI"
"GEDEG"
"MUAK"

Semuanya jadi satu, saat kalimat "sampai disini ya"
gue muak, gue ingin semuanya ga berakhir kaya gini. tapi, itu memang sebagian besar kesalahan gue, kebodohan gue, dan kekurangan gue yang gabisa gue kontrol.

gue sempat berfikir untuk menghilang, tapi itu sangat sulit, sangat sulit untuk orang yang annoying kaya gue kalo tiba2 harus menghilang begitu aja.

gue sadar, gue ga sempurna. kalo gue sempurna, ga mungkin semuanya berakhir kaya gini kan? tapi, apakah manusia itu tidak memilika kesempatan untuk berubah? apakah gue salah menganut kepercayaan "Manusia punya hak untuk berubah jadi lebih baik" dan ketika gue ingin berubah jadi lebih baik, gue ga diberi kesempatan itu. seakan-akan gue ini ga akan pernah bisa berubah.

sekarang gue sadar, pertolongan terbesar itu bukan tentang seberapa sering dia kasih lo materi disaat lo kekurangan, tapi seberapa sering dia kasih masukan lo disaat lo melangkah kejalan yang salah. lo salah, dan lo cuma dibilangin "Lo tau kan kita putus karena apa? gue masih sayang sama lo, tapi gue gatau harus gimana" well, itu ga akan menyelesaikan masalah. itu sama aja lo lari dari masalah, menghindar dari masalah. 

DAN ITU JUGA YANG MEMBUAT GUE BENAR-BENAR MUAK HARI INI.
Share: